Slot Jepang PAY4D bandar toto macau

Sempat Menghilang, Tugu Botol Kecap Raksasa Kembali Berdiri di Kawasan Puncak Cianjur

 

Jakarta bachkim24h.com – banyak hal adalah simbol pengunjung ke wilayah Ponka. Salah satunya adalah keberadaan botol kecap raksasa yang tinggi di tepi daerah Puncak Bogor di Cieloto, Distrik Cipanas, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Cianjur. Monumen ini juga merupakan saksi diam -diam untuk pengembangan Zona Pariwisata Ponca.

Monumen Sauce Sauce pada 1980 -an pada Agustus 2022 dihancurkan dan meninggalkan bagian semen. Namun, mulai tahun 2024, ABC telah memulihkan monumen sebagai produsen kecap dan membangun kembali kaca ikonik pada saat yang sama. Tampaknya lebih modern dan lebih segar daripada waktu.

bachkim24h.com, Indonesia, tim gaya hidup bachkim24h.com mengatakan: “Keberadaan kaca ikon ini tidak hanya melalui gravitasi visual manusiawi, tetapi juga hadiah pengorbanan diri terbaik untuk perjalanan panjang ABC.”

Instalasi Soy Sauce Glass mengatakan perusahaan berharap untuk merayakan dengan orang -orang Indonesia. Salah satu penghuni menyambut keberadaan monumen kaca. “Kaca kecap besar ini muncul kembali dan dia membangkitkan kenangan indah dan sekarang saya bisa berbagi kisah manis ini dengan anak -anak saya.”

Ivan, pengemudi Ike, melakukan hal yang sama. “Ikon botol kecap ini lebih populer daripada bagian atas. Sangat menyenangkan melihat tampilan modern baru lagi,” katanya.

Vendor Jalan Regional Puncak Bogor (PKL) terus menyelesaikannya melalui pembengkokan. Lebih terorganisir dengan puncak kekacauan pedagang jalanan dengan menampilkan kebun teh dan gunung di sekitar eksterior yang terlihat. Lebih banyak relaksasi di seluruh jalan raya di daerah Pangzheng.

Wajah baru Bogor adalah diskusi tentang warga. Banyak video yang melewati area ini luar biasa ketika Anda melihat jawabannya, seperti yang akrab dengan akun @aboutdkj dan @jakartavox.

Warga menunjukkan keindahan warga tanpa Padagang PKL. “Setelah mengendalikan satu dan dua fase, ada KTT Buddha, suasana seperti Bandung,” pernyataan video dimuat pada 29 Agustus 2024.

“Ada banyak demonstrasi dan STICART menghapus meja/pemasok liar di sekitar stasiun, semua kegembiraan, kenyamanan, kenyamanan, dan perlu melakukan latihan keras untuk mendapatkan hal yang baik.

Setelah kontrol, pemerintah Kantor Pendaftaran Brother bekerja untuk memindahkan pemasok jalanan (PKL), sisa area sisa Güngungmas. Didukung oleh kepala regional Güngung Mas Pt Sayaga Bogor, Gerbang dan Gunung Mas, Gunung Mas (akan dikunjungi oleh wisatawan).

Dalam profil 29 Juni 2024, PKL PKL Transfer Field Manager, Bogor Regional – Strejan Enterprises (BUMD). Kehadirannya bertujuan untuk membuat potensi pariwisata milik tempat wisata dan pemerintah saudara.

“Selain itu, atraksi harus memperkuat kelas bawah, yang telah melupakan tugas -tugas utama, terutama tugas utama kegiatan ekonomi di Bogo, terutama masyarakat.”

PT Sayaga Wisata Bogor 3 Pada 2014, 2014, BUMD Tourism 3, 22 Desember 2014, No. 3, Notaris Riki Riki dan SK Ahu-0002204. Ah..01.01. 2015.

Mereka menambahkan: “Perusahaan didasarkan pada perseroan terbatas dengan aturan yang melebihi aturan standar pemerintah, sehingga perusahaan komersial diharapkan mendapatkan kenyamanan yang lebih baik dalam kompetisi.”

 

Setelah pesanan, beberapa pedagang kaki lima dipindahkan ke area hiburan Okaki Mas, meskipun ditolak dan ada banyak orang yang tidak pindah ke tanah. Kemudian, PKL adalah wilayah Re-Puncak, dan Bogor di Jawa Barat memenuhi jalan. Alih -alih membangun kembali liburan, pedagang menggunakan sepeda motor di atas gunung.

Pedagang kaki jalanan melihat rekaman video dengan kendaraan, satu dan satu kuartal, satu di Tiktok @temansianjur. Dia menulis informasi pemuatan pada 18 September 2024.

Dalam video itu, banyak pedagang kaki lima terlihat mengambil barang -barang mereka dan kendaraan mereka diparkir di tepi banyak tindikan. Ada minuman, makanan ringan, betis dan makanan tebal seperti nasi goreng. Banyak pengendara juga terlihat membeli minuman di penjual jalanan dan membiarkan mereka memakannya untuk mengisi perut mereka.

Banyak perilaku pedagang kaki lima yang tidak melelahkan pedagang kaki lima meninggalkan kesan mendalam pada banyak warga negara. Namun, mereka yang menggunakan sepeda motor dan mobil di daerah Ponca.

Scroll to Top