Slot Jepang PAY4D bandar toto macau

Perpustakaan di Era Digital, Penjaga Pengetahuan dan Sumber Informasi Terpercaya

Republica.co.id, Jakarta – Perpustakaan tetap memadai karena pengembangan teknologi yang cepat dan akses ke informasi online. Meskipun informasinya sekarang mudah untuk online, perpustakaan menawarkan lebih banyak nilai dengan pembersihan yang hanya menawarkan sumber yang nyata dan memadai.

Menggunakan teknologi, perpustakaan sekarang memperluas liputannya, menawarkan area elektronik yang memungkinkan pengguna untuk mengakses koleksi buku, majalah, dan sumber digital fleksibel lainnya. Ini membuat perpustakaan perlindungan canggih dalam memberikan informasi berkualitas dan mempertahankan standar di tengah Khans dan informasi yang salah.

Menurut Susan Elsia Pratovi, pustakawan Universitas Nusa Mandiri mengatakan bahwa salah satu peran penting perpustakaan di era digital adalah mendukung literasi digital. Literasi digital, yang mencakup kemampuan untuk menemukan, mengevaluasi, dan menggunakan informasi secara wajar, menjadi keterampilan penting di dunia modern.

“Karena berbagai program pelatihan, seperti mengimplementasikan seminar perpustakaan elektronik, pemeriksaan informasi dan mengimplementasikan database digital, perpustakaan juga mempelajari publik untuk menggunakan teknologi dengan kebijaksanaan,” katanya pada hari Rabu (22.02.2025).

Sekali lagi, Susan menekankan bahwa perpustakaan juga memainkan peran penting dalam melestarikan warisan budaya melalui digitalisasi. Proses ini tidak hanya membantu mempertahankan kerusakan yang rentan, tetapi juga memfasilitasi penyebaran pengetahuan di seluruh dunia.

“Digitalisasi arsip dan dokumen penting untuk pembukaan peluang penelitian internasional dan pengembangan, serta untuk memperkuat posisi perpustakaan sebagai warisan budaya global,” katanya.

Menggunakan kemajuan teknologi, ia menjelaskan, perpustakaan sekarang dapat melayani berbagai penonton. Tidak hanya siswa atau peneliti, perpustakaan juga merupakan ruang inklusif yang dapat mengakses masyarakat umum.

“Koleksi ini beragam, dari buku -buku populer hingga kursus online, yang menjadikan perpustakaan sebagai pusat publik yang dapat memenuhi berbagai kebutuhan informasi,” katanya.

Dalam konteks pendidikan, Susan mengatakan bahwa perpustakaan juga merupakan mitra strategis dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang efisien dan efisien. Dengan akses mudah ke dukungan sumber dan teknologi akademi, perpustakaan adalah bagian penting dari strategi pendidikan digital yang inklusif.

“Secara umum, perpustakaan digital telah menjadi lebih dari sekadar tempat untuk menyimpan buku. Dengan teknologi, perpustakaan sekarang menjadi pusat pengetahuan yang relevan, inovatif dan komprehensif,” jelasnya.

Dia menambahkan bahwa, melalui upayanya untuk mendukung literasi digital, untuk mempertahankan warisan budaya dan kerja sama internasional, perpustakaan terus mengatasi tantangan waktu dan menanggapi kebutuhan masyarakat. “Oleh karena itu, dukungan perpustakaan dari era digital tidak hanya masalah menggunakan informasi, tetapi juga memperkaya pemahaman dan meningkatkan kualitas hidup kita,” katanya.

Scroll to Top